Selasa, 02 April 2013


Kamis, 24 Februari 2011

Tips Menjadi Pribadi Yang Tegar


Guys, setiap orang pasti pernah punya masalah.. (of course!) yang gak jarang bikin kita nge-drop, patah semangat, sampe-sampe ada yang sakit saking gak kuat menahan cobaan. Belum selesai masalah yang satu, masalah yang lain udah pada ngantri dibelakang. Huufftt…. >.<
Tapiiii..,, tenang aja! Semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Disini ada beberapa tips agar all readers siap siaga dalam menghadapi masalah.

>> Gunakan jaringan dukungan yang kamu punya. Orang yg bahagia tidak harus menghadapi segala sesuatu sendirian, tapi cenderung meminta pertolongan orang lain.
>> Bertemanlah dengan orang2 yg mempunyai selera humor yg baik, sehingga kita dapat melihat segala sesuatu dari sisi yang berbeda sehingga dapat bersikap positif.
>> Belajarlah dari pengalaman (bener banget!), tapi jangan berkutat pada masa lalu. Anggaplah masa lalu hanya sebagai kaca untuk kita berkaca agar dapat memperbaiki diri.
>> Terapkan strategi yang berguna dan membuat all readers optimis akan masa depan
>> Jangan terlalu larut dalam duka. (ingat semua orang punya masalah, jadi wajar kita sedih, tapi jangan sampai membuat kita kayak orang bego yang Cuma bisa bengong karena masalah yg gak selesai2)
>> Tetap jaga kesehatan. Jaga pola makan.. jangan kelebihan atau kekurangan. Cukup tidur dan istirahat.
>> Terima kenyataan guys!! Hidup gak selamanya diatas, terkadang kita juga harus ngerasain dibawah dan susah.
>> Jangan pernah berhenti bermimpi!! (ingat itu!!), meskipun gagal tapi harus tetap semangat dan meneruskan cita-cita.
>> Coba untuk belajar banyak tentang diri sendiri dan fokuslah pada hal-hal positif yang kamu punya dan yang ada di dunia ini.

Ingat, dunia gak selebar daun kelor!! Semua dapat berubah asalkan kita punya tekad dan usaha.
Oke all readers, semoga tips ini dapat berguna.





Sumber inspirasi : I’m Happy, 100 Cara Bahagia bagi Orang Sibuk, Timothy J. Sharp, RAS

Rabu, 19 Januari 2011

Cara Berpacaran Ala Artis Korea


Namanya juga artis, pasti kemana-mana dikerubutin fans. Aww…. Semua yang dilakukan si artis selalu jadi pemberitaan. Mau show, diliput.. mau make-up, diliput.. mau makan, diliput.. mau tidur, diliput.. apalagi kalau ketahuan pacaran sama media! Wahhh.. dijamin, besoknya langsung jadi berita hangat di koran ataupun majalah.
Huuufttt… susah banget yah jadi artis… hmmm…

Ini ada beberapa cara yang dilakukan artis-artis korea agar pacaran gak diketahui publik.


Larut malam adalah waktu terbaik untuk selebriti melakukan kencannya dengan aman dan nyaman. Pastinya, saat larut malam semakin sedikit orang yg ada di luar dan bila pun ada, mereka akan sulit ketahuan karena gelapnya maam. Tidak hanya untuk menghindari perhatian publik, tapi juga karena jadwal mereka yg kosong ya malam yg larut itu. Rata2 idola, punya 3-4 kegiatan dalam sehari dan ini bisa memakan waktu hingga malam tiba.
Sudah rahasia umum, kalau cara ini banyak dipakai para seleb untuk berkencan. Bahkan tak terhitung jumlahnya akun yg dibuat netizen soal pasangan seleb yg kencan di larutnya malam. Terutama para idola, cara ini paling ampuh menghindari fans2 mereka yg posesif.

Semua orang naik taksi, dan sulit mengenali selebriti siapa saja yg masuk-keluar taksi dan susah juga mengetahui siapa yg ada di dalam taksi. Bahkan banyak fans yg sulit membedakan idola mereka sekalipun. Tidak hanya taksi, bahkan mobil van mereka biasanya berwarna hitam dengan jendela yg bercat hitam pula.






Idola memakai mobil mereka yg lain sebagai metode lain untuk kencan rahasia. Kebanyakan idola belum punya mobil pribadi, paling hanya punya SIM saja. Jika pun punya, fans2 pasti sudah mengetahui jenis dan nomer plat mobil idolanya. Jadi, untuk kencan biasanya mereka pakai mobil yg berlainan untuk menghindari perhatian fans.
Cara ini pernah diduga dipakai oleh member Big Bang, T.O.P saat diisukan pacaran dengan aktris Shin Min Ah pertengahan 2008. Min Ah biasanya menjeput TOP dari gedung YG, dan biasanya mereka bertemu di basement, dimana tidak sembarang orang boleh masuk, makanya mereka bisa lolos dengan mudah dari mata elang netizen.

Cara terakhir adalah pakai mobil milik teman atau kenalan. Seperti yg sudah dikatakan, mobil dan plat nomer mobil idola pasti sudah diketahui fans, makanya berisiko sekali jika dipakai untuk kencan. Makanya, biasanya mereka memakai mobil dengan plat nomer yg tidak diketahui fans. Selebpun aman lolos dari kejaran fans dan bisa nyaman saat kencan tanpa takut ketauan.
Metode ini diceritakan Kim Jong Kook. Dia pernah cerita di sebuah acara variety, bahwa dia menyetir modilnya sendiri, sedangkan di kursi belakang ada pasangan idola kenalannya yang sedang kencan.

Minggu, 21 Februari 2010

Fresh Joke ^^

ASLI  atau  PALSU ??
Banyaknya pemalsuan uang di negara kita mengharuskan kita waspada.
Berikut ini ada beberapa tips untuk mengetes keaslian uang rupiah dengan mudah.

>> Cara tercepat dan efisien mengetes uang Rp. 100.000
  1. Lipat menjadi 4 bagian secara memanjang.
  2. Tekan uang tersebut dengan tekanan secukupnya.
  3. Buka perlahan-lahan lipatan uang tersebut
  4. Bila kacamata Bung Hatta pecah berarti palsu; dan bila tidak, berarti asli.

>> Untuk uang Rp. 500
  1. Lipat menjadi 4 bagian secara memanjang
  2. Tekan uang tersebut dengan tekanan secukupnya
  3. Kalo orang utannya teriak-teriak berarti palsu; kalo tidak, berarti asli

>> Untuk uang Rp. 5.000
  1. Ambil sisir rambut di rumah, kemudian gesekkan pada uang tersebut.
  2. Apabila jenggot Imam Bonjol rontok berarti palsu. Apabila tambah panjang, berarti palsu juga!!

>> Untuk mengetes palsu-tidaknya uang 20 dan 10 ribuan…. Cukup ditaruh didepan rumah. Kalo hilang berarti asli.





Cara Cowok Menghadapi Cewek Yang Nangis

Menurut beberapa tipe cowok. Cara mereka menghadapi cewek yang lagi nangis.

Cowok Cuek : “Biarin aja, paling ntar diam sendiri”
Cowok Naif : “Beli’in gulali sama balon yang warna-warni”
Cowok Jaim : “Please dunk, jangan bikin malu gua. Masa nangis sih”
Cowok Gak Sabaran : “Hari gene masih nangis? Please deh!!”
Cowok Sensitif : “Hiks.. ikutan nangis sambil memble”
Cowok Ahli Hipnotis : “Saya hitung 1,2,3…dihitungan ketiga anda melupakan semuanya…lupakan..oke!!”
Cowok Pasrah : “Terserah lu deh!”
Cowok Idaman : “Menangislah sepuasnya di pundakku”
Cowok Tajir : “Udah diem, nih handphone terbaru buat kamu”
Cowok Romantis : “Baca’in puisi dan nyanyi lagu NINA BOBO”
Cowok Bete : “Dipeluk sambil dibisik’in ‘kita putus aja ya’ abis kamu cengeng banget sih”
Cowok Narsis : “Lucu banget deh wajah kamu kalo lagi nangis, foto bareng yuk!”
Cowok Kere : “Sorry yank, aku gag bisa beli’in tissue”
Cowok Kritis : “Nanya mulu… ada apaan sih? Kenapa nangis? Kok bisa sih?”
Cowok Matre : “Cewek kere lu..nangis mulu, nyusahin gua doank!”
Cowok Kejam : “hehehe… ni sih belum seberapa yank, nanti aku bisa bikin kamu nangis lebih parah lagi! Mau gag?”

Minggu, 07 Februari 2010

Trik Belajar Gambar Manga

>> Belajar Gambar Manga ….

            Pernah baca gag komik Jepang ato sekedar liat animasi manga di internet?
Banyak komik Jepang yang udah pada populer (coba cek toko buku deh!). Komik Jepang ato istilahnya manga ini dah terkenal di kalangan komikers (haalaaa… Cuma ngarang tuh istilah “komikers” nya biar keliatan keren).
Penasaran gag sih gimana caranya bikin manga? Gimana cara bikin tokoh kartun Jepang yang lucu dengan berbagai ekspresi?
Naaahh.. kalo mau, kita bisa belajar bikin manga dari sekarang!
Check it out!! (wkwkwkwk ^^)
                                       
            Banyak komik Jepang yang lucu-lucu dan akhirnya menjadi best seller. Menurut salah seorang pakar pembuat manga, menggambar manga adalah tumpahan imajinasi kita. Karena itu, cerita dan gambar manga kadang aneh dan gag realistis. Tapi disitulah seninya sebuah manga. ^_^

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat manga :
Ø  Gag bisa dipungkiri, menggambar manga rada-rada sulit dan butuh ketelitian plus ekstra kesabaran. Kalo gag, tuh gambar gag bakal sesuai keinginan.
Makanya dalam menggambar, butuh bakat! Tapi kalo yang gag punya bakat jangan buru-buru nyerah! Dengan kerja keras dan seringnya latihan pasti berhasil!!
Ø  Kalo buat yang baru mo belajar, harus bertahap. Gag bisa langsung jadi. Pertama, kita belajar menggambar anatomi (bentuk wajah), trus kalo dah jadi, kita bisa belajar bikin ekspresinya. Misalnya, kalo mo bikin ekspresi marah, biasanya kita mempertegas dibagian alis mata.
Ø  Jenis Pewarnaan….
Ada dua cara mewarnai manga. Yaitu dengan screen tone (hitam putih) atau crayon, cat air (berwarna).
Gua sih lebih suka dengan teknik pewarnaan screen tone. Soalnya gag ribet dan hasilnya lebih klasik karna emang bener-bener keliatan buatan tangan sendiri.

Perlengkapannya juga berbeda,
>> Untuk screen tone, diperlukan pensil, penghapus, pena, penggaris, tinta, cutter, penghapus khusus.
>> Untuk yang berwarna, dibutuhkan cat air, spidol water proof, drawing pen, pena kuas, silet, cotton butt.

STEP BY STEP Pembuatan Manga :
  1. Siapkan perlangkapan (screen tone maupun berwarna)
  2. Menggambar manga dimulai dengan sketsa menggunakan pensil
  3. bila bingung ingin menggambar apa, kita bisa mengambil contoh di komik Jepang. Tapi dilarang menjiplak! (biar kita ada usaha).
  4. bila sketsa telah jadi, sketsa dapat dipertegas dengan tinta
  5. Jika ingin diwarnai, mulailah dengan spidol. Untuk bagian background menggunakan bubuk crayon hasil runcingan cutter. Bubuk ini digunakan untuk mewarnai dengan jari.
  6. Terakhir hapus garis-garis yang tak penting dalam gambar.
And then… your first manga picture finish!! (yeaaahh).

 

  

  

Inilah beberapa gambar hasil karya gua.
Emang masih perlu penyempurnaan lagi hingga menghasilkan manga yang seutuhnya. Tapi gua dah cukup bangga dengan hasil ini, meski masih butuh banyak latihan. Naaahh… kalo kita udah jago gambar, siapa tau kita bisa bikin komik sendiri. Ahaaa… good idea!!
The last, semoga informasi ini berguna buat all readers ^^


Rabu, 03 Februari 2010

Cerpen

Sayap  Yang  Patah
                                                                                           Karya : Rista

            Sesosok  pemuda  berjalan  menyusuri  sepanjang  lorong  menuju  sebuah  ruangan  yang  gelap.  Tubuhnya  terhuyung-huyung.  Tangannya  terlihat  gemetar  seperti  sedang  menahan  sesuatu  yang  sangat  menyakitkan.  Wajah  tampannya  biru  lebam  karena  pukulan.  Darah  segar  mulai  menetes  dari  bibirnya  yang  telah  kaku.
************

“Paaaakk!!”
sebuah  tamparan  keras  mendarat  di  pipi  seorang  pemuda  yang  bernama  Ayler.
Namun  senyum  sinis  terukir  dibibirnya.  Matanya  terus  melotot  memandangi  ayahnya.
            “Apa  yang  kau  lihat  hah?!”
ayahnya  balas  memandangi  anak  semata  wayangnya  itu.
            “Masih  belum  cukupkah  ‘pelajaran’  dariku  tadi?!”
kata-kata  ayahnya  tak  sanggup  membuat  mulut  Ayler  mengeluarkan  sepatah  kata  pun  namun  terlihat  jelas  bibirnya  terus  gemetar  menahan  sakit.
            “Hajar  saja  aku  terus  sampai  kau  puas!  Itu  kan  yang  kau  inginkan?  Semenjak  ibu  pergi,  kau  terus  memperlakukanku  layaknya  binatang!  Aku  ingin  tahu  bagaimana  perasaan  ibu  di  surga  ketika  mengetahui  hal  ini.”
Mulutnya  basah  berlumuran  darah  yang  terus  menetes.
            “Tahu  apa  kau  tentang  ibu?”
Ibu  Ayler  memang  telah  meninggal  sejak  dua  tahun  yang  lalu  karena  penyakit  kronis  yang  dideritanya.  Sejak  itu  sang  ayah  berubah  menjadi  sosok  yang  tempramen.
“Buukkk!!”
Satu  tendangan  kembali  mendarat  di  punggung  Ayler.  Dia  pun tersungkur  tak  sadarkan  diri.


            Beberapa  hari  ini  sekolah  terasa  sunyi.  Hanya  beberapa  anak  siswa  terlihat  berlalu-lalang  di  halaman  sekolah.
Ayler  berjalan  menyusuri  koridor  sekolah.  Langkahnya  terasa  berat.  Masih  terlihat  jelas  memar  pada  wajahnya,  dia  terus  memegang  perutnya  yang  masih  terasa  sakit.  Pikirannya  kacau.  Barusan  juga  dia  dimarahi  oleh  guru  BP  karena  ketahuan  memukul  adik  kelasnya  hanya  karena  masalah  sepele.  Bukan  baru  sekali  itu  saja  Ayler  bermasalah,  ini  sudah  yang  kesekian  kalinya.
Hari  ini  Ayler  tidak  berencana  akan  langsung  pulang  ke  ‘neraka’  nya.  Entah  kemana  dia  akan  membawa  diri  beserta  jiwanya  yang  terluka.  Dia  selalu  mengatakan  bahwa  “hidup  adalah  kematian,  dan  kematian  adalah  surga  bagi  dirinya…”  suatu  pernyataan  yang  membingungkan.  Tapi  itulah  Ayler.  Di  pikirannya  kini  hanya  ada  kebencian  dan  kematian.  Maka  jangan  heran  jika  semua  orang  takut  akan  sosok  ‘iblis’  nya.
            Beberapa  saat  kemudian  ia  sampai  disebuah  gudang  yang  kosong.
            “Hhhmmmmm…”
Dilihatnya  sekilas  tempat  itu.  Sepertinya  tempat  itu  sudah  sering  dikunjunginya.  Sejenak  dia  duduk  bersandar  di  sebuah  kursi  tua  yang  sudah  kelihatan  kotor  dan  berlumut.  Dia  kemudian  meraih  tas  hitam-nya,  dia  kembali  menyuntikkan  sesuatu  dilengannya.  Ya!  Dia  seorang  pemakai  narkoba.  Kebiasaan  ini  dimulai  sejak  setahun  lalu.  Kemudian  dia  mengeluarkan  sesuatu  dari  dalam  tas.  Tali.  Entah  untuk  apa  seorang  anak  kelas  3  SMA  membawa  tali  didalam  tasnya.
Ayler  tersenyum  tipis.  Didalam  matanya  tersimpan  dengki  dan  amarah  yang  semakin  sulit  untuk  dikontrol.  Sisi  ‘malaikat’  nya  seolah  telah  hilang  seiring  luka  yang  terus  menyayat.
Untuk  pertama  kalinya  dia  menyusun  rencana  kematiannya  sendiri.  Seperti  sedang  mengantri  tiket  menuju  ke  alam  baka.  Akhirnya  dia  berdiri  di  sebuah  kayu  yang  cukup  tinggi  dan  melingkarkan  tali  dilehernya  yang  telah  diikat  di  loteng,  ia  kini  bersiap  melompat.  Mengakhiri  hidupnya  yang  fana  berharap  dapat  diterima  disurga  nanti.
            “Aku  siap…..”  desisnya  gemetar.
            “1…2….3…”  Ayler  menutup  matanya  dan  segera  melompat.
            “……………………..”
            “Uh,”
perlahan  matanya  terbuka.
            “Apakah  ini  surga?  Mengapa  masih  gelap?”
pikirnya  dia  telah  mati  dan  sudah  menjadi  penghuni  surga.  Tapi  setelah  dibuka  matanya  lebar-lebar  dia  menyadari  ada  seseorang  yang  memotong  talinya.  Sehingga  rencana  ‘terbesar’  nya  gagal.
            “Siapa  itu?”  dia  kembali  mendesis.
Dilihatnya  seorang  perempuan  cantik  berdiri  mendekatinya.
            “Siapa  kamu?”  tanya  Ayler  lantang.
Namun  sang  perempuan  hanya  tersenyum  simpul.
            “Mau  bunuh  diri?  Sepertinya  kamu  belum  berbakat  dalam  hal  ini.”
katanya  sambil  berdiri  didekat  Ayler  namun  tetap  tersenyum.
            “Memang  apa  urusannya  sama  kamu?”
Ayler  memasang  tampang  galak  namun  lebih  terlihat  ketakutan.
            “Kamu  masih  mau  hidup  kan?”
kalimat  sang  perempuan  begitu  santai  seolah  tak memperdulikan  Ayler.
            “Kematian  adalah  akhir  dari  cerita  namun  bukan  menjadi  tujuan  cerita…,”
akhirnya  perempuan  itu  pergi.  Misterius.  Sangat  misterius.  Sehingga  sanggup  membuat  Ayler  menganga  tak  jelas.

************

            Hari  ini  pikiran  Ayler  kusut  melebihi  seragam  sekolah  yang dipakainya.  Pasti  dia  sedang  memikirkan  sosok  gadis  yang  sudah  berani-beraninya  menggagalkan  ‘acara’  nya.
            “Siapa  sebenarnya  gadis  itu?”  rasa  penasaran  terus  menggentayangi  pikirannya.
            Ketika  bel  pulang  berbunyi,  sekolah  menjadi  begitu  ramai  dengan  lautan  anak-anak  yang  memenuhi  halaman  sekolah.  Diantara  kerumunan  siswa  dia  melihat  seseorang  yang……  ya!  Perempuan  itu…  Perempuan  yang  kemarin  mengacaukan  rencanaku…
Ayler  segera  berlari  mengejar  bayangan  gadis  itu.  Namun  ternyata  dia  telah  menghilang.  Cepat  sekali!
            “Sial!”  umpatnya.

************

            Keesokan  harinya  selepas  bel  pulang  berbunyi  dan  anak-anak  telah  banyak  yang  meninggalkan  sekolah,  terlihat  Ayler  masih  betah  duduk  sendiri  di  atap  sekolah.  Wajahnya  terlihat  sendu….suram….  seperti  kehilangan  semangat  hidup.
Tiba-tiba  dia  bergegas  pergi  menuju….  Entah  tempat  apa  lagi  yang  akan  dia  tuju.
Langkahnya  yang  gontai  membawanya  di  depan  sebuah  pintu…..kamar  mandi!
Dia  pun  duduk  diatas  sebuah  bak  yang  kering  sambil  memegang  2  benda  ditangan  kirinya.  Yang  satu  adalah  sebuah  foto.  Foto  ibunya  yang  sangat  ia  sayangi.  Dan  yang  satunya  lagi  adalah….cutter!!
Dengan  wajah  yang  sesengukan  karena  menahan  air  mata,  dia  lagi-lagi  berusaha  menyakiti  dirinya  sendiri.  Dia  mulai  mengukir  tangannya  dengan  cutter  yang  tajam.  Hingga  akhirnya  dia  mulai  merasa  kesakitan  karena  luka  yang  mengenai  urat  nadinya  semakin  dalam.  Darah  segar  terus  mengalir.  Membuat  kesadarannya  semakin  hilang  dan  tenggelam.
            “Mungkin  sekarang  sudah  saatnya  aku  pergi….,”
nafasnya  terengah-engah.  Begitu  menderita…..
            “Aku  ingin  segera  pergi…,  aku  ingin  pergi  dari  dunia  ini,  dunia  yang  kubenci,  dunia  yang  penuh  kepalsuan…pengkhianatan….”  Ia  meringis  kesakitan.
            “Aku  ingin  segera  pergi  ke  surga,  memakai  sayap  bagai  seorang  malaikat  dan  bertemu  ibu….,”  pandangannya  kian  kabur.
            “Hiks…Hiks…”
            “……………………………”

            “Taaakkk!!!”
sebuah  pisau  mengarah  dari  arah  depan  dan  menusuk  pintu  kayu  tepat  disamping  Ayler  duduk.  Pemuda  itu  terperangah  di  sisa-sisa  kesadarannya.
Matanya  melotot  ketika  melihat  kembali  perempuan  yang  sempat  dicari-carinya.
            “Hey,  kamu  tidak  kapok-kapok  juga  ya?  Kau  pikir  mati  itu  menyenangkan?”  perempuan  itu  mendekati  Ayler.
            “Tahu  apa  kau  tentang  hidup  dan  mati?  Kau  tidak  akan  pernah  mengerti  dengan  apa  yang  sedang  aku  alami!”  teriaknya  dengan  suara  parau.
            “Kau  yang  tidak  tahu  apa-apa…,  tidak  pernah  tahu  arti  hidup….,  tidak  pernah  tahu  bagaimana  rasanya  dikejar  oleh  kematian!!”  perempuan  itu  mulai  menangis  membuat  Ayler  terkejut.
            “Kau  seenaknya  ingin  pergi  dari  dunia  ini!  kau  pikir  kau  akan  diterima  disurga?  Kau  pikir  ibumu  akan  senang?”  gadis  itu  semakin  terisak.
            “Kalau  kau  ingin  mati.  Mati  saja  sekarang!  Biar  aku  yang  membunuhmu.  Dan  setelah  itu,  aku  akan  membunuh  diriku  sendiri.”
Ayler  kini  tak  sanggup  berkata-kata.  Matanya  kosong  memandang  sosok  perempuan  misterius  itu  yang  melangkah  pergi  meninggalkannya.
            “Tunggu!  Ku  mohon  jangan  pergi….  Tolong  selamatkan  aku….!!”
pemuda  itu  berlari  mengejar  gadis  misterius  itu  dan  berusaha  menggapai  tangannya.  Kini  dia  berlutut  didepan  perempuan  itu.
            “Aku  tidak  bisa….  Kaulah  yang  harus  menyelamatkanku….,”
Sang  perempuan  pun  berlalu  dari  hadapannya.

            Dua  hari  kemudian  setelah  Ayler  selamat  dari  percobaan  pembunuhan  oleh dirinya  sendiri,  kini  dia  sibuk  mencari  sesuatu.  Ya!  Dia  mencari  tahu  tentang  keberadaan  perempuan  misterius  yang  selalu  muncul  dihadapannya.
Namun  tak  ada  satupun  petunjuk.
                        “Oh  iya,  mungkin  pak  Parman  tahu  tentang  cewek itu!”  Ayler  segera  mencari  keberadaan  laki-laki  tua  yang  berprofesi  sebagai  penjaga  sekolah.

            Akhirnya  Ayler  menemukan  titik  terang.  Ternyata  perempuan  itu  bernama  Chezy.
**************

            Seorang  gadis  duduk  tenang  di  sebuah  taman  kecil  yang  dikelilingi  oleh  cahaya  lampu  yang  meneranginya  di  tengah  gelapnya  malam.  Wajahnya  terlihat  sangat  pucat.  Seperti  sedang  menanggung  beban  yang  amat  besar.  Sesekali  ia  terbatuk-batuk  dan  nafas  yang  tersendat-sendat.  Ya….  Dia  sakit.  Dia  mempunyai  penyakit  Kanker  Paru-Paru.  Baginya  kematian  hanya  tinggal  menunggu  waktu.
Ia  sedang  sibuk  membuat  sesuatu.  Dia  menempelkan  banyak  sekali  potongan  kertas  pada  suatu  pola  yang  berbentuk  sayap.  Dia  seorang  gadis  yang  kesepian.  Dia  seorang  yatim  piatu.  Orang-tuanya  meninggal  karena  kecelakaan  yang  menimpa  mereka.  Dia  adalah  Chezy.

**************

            Beberapa  minggu  kemudian,  secara  tak  sengaja  Ayler  menemukan  sosok  perempuan  yang  selama  ini  dicarinya.
            “Hey….kamu….”  kata  Ayler  dengan  nafas  yang  terengah-engah.  Dia  berdiri  di  depan  perempuan  yang  sedang  duduk  tenang  sambil  terus  membuat  pola  sayap-nya  seolah  tak memperdulikan  kehadiran  Ayler.
            “Sedang  apa  kamu?  Mengapa  kau  duduk  sendiri  disini?”  tanya  Ayler  dengan  wajah  yang  penasaran.  Namun  sang  gadis  hanya  tersenyum  simpul.
            “Hey,  apa  kamu  tuli?”
akhirnya  perempuan  cantik  itu  menatap  Ayler.  Wajahnya  bersih,  seakan  tak  ada  cacat  cela.
            “Maaf,  aku  sedang  sibuk…”
            “Memangnya  kau  sedang  membuat  apa?”
            “Aku  sedang  membuat  sayap….,”
            “Sayap?  Untuk  apa?  Apakah  kau  akan  tampil  dalam  pertunjukkan  drama?”
            “Iya….,  aku  berperan  sebagai  malaikat  yang  terbang  ke  surga..,”
            “Hah?  Surga?”
            “Tapi……,”  entah  mengapa  gadis  itu  mulai  menangis.
            “Kamu  kenapa?”
            “Aku  takut  pertunjukkan  itu  akan  dimulai  sebelum  aku  sempat  menyelesaikan  sayap  ini…,”
            “Biar  aku  bantu!  Memangnya  pertunjukkan  kamu  kapan?  Mungkin  aku  bisa  menyempatkan  diri  untuk  hadir  dan menonton  pertunjukkannya!”
            “Aku  tak  tahu,  mungkin sebentar  lagi…………,”  kini  gadis  itu  tak  mampu  berkata-kata.  Dia  hanya  tertawa  sambil  terus  mengeluarkan  air  mata.
            “Kau  bodoh!  Tak  ada  yang  mau  menonton  pertunjukkan-ku.”
            “Hah…  aku  tak  mengerti  maksudmu.  Ohya,  namamu  Chezy  kan?”
            “Iya.  Tapi  untuk  apa  kau  mengenalku?  Sebentar  lagi  aku  akan  menghilang”
            “Aku  hanya  penasaran  saja.  Mengapa  kamu  selalu  muncul  di  saat-saat  yang  tak  terduga?”
Tapi  perempuan  itu  hanya  diam  seribu  bahasa.  Membuat  Ayler  semakin  bingung  dan  terus  bertanya-tanya.
            “Mengapa  kau  hanya  diam?  Bicaralah….  Ohya,  namaku  Ayler!  Aku  harap
kita  bisa  berteman  baik”
            “Untuk  apa  kau  berteman  denganku?”
            “Apa  maksudmu?  Apakah  karena  aku  seorang  pemakai  narkoba?”
            “Tidak…..,  tapi  karena….  Aku  akan  segera  mati”
            “Hei..  bicara  apa  kau  ini?”  Ayler  semakin  kebingungan
            “Aku  sakit..,  dan  hidupku  tidak  akan  lama  lagi….”
            “Hah?  Kamu  sakit?  Tapi  apa  secepat  itu  kamu  menyerah?”
            “Aku  juga  masih  ingin  menikmati  hidup  seperti  orang  lain,  tapi  penyakit
ini  perlahan  mulai  memakanku.  Kini  aku  tinggal  menunggu  waktu”
            “Tidak!  Aku  tidak  akan  membiarkanmu  mati,  hidupku  bergantung  padamu”
            “Kau  salah,  aku  hanya  ingin  kau  sadar  bahwa  setiap  hembusan  nafasmu 
berharga….  Dan  jangan  pernah  kau  menyia-nyiakan  hidupmu…”
            “Tapi……,  mengapa  harus  kau…  Mengapa  bukan  aku  saja  yang  mati…”
            “Karena  Tuhan  masih  memberikanmu  kesempatan  untuk  hidup…..,”
            “…….”  Ayler  hanya  diam,  tanpa  diduga  dia  mengeluarkan  air  mata.
            “Mungkin  kini  saatnya  aku  harus  pergi…  tenang  saja,  aku  akan  menyampaikan  salam  untuk  ibumu..  pasti  dia  akan  sangat  bahagia  bila  mengetahui  anaknya  baik-baik  saja..”
Ayler  tak  mampu  lagi  berkata-kata.  Dia  hanya  terus  menganggukkan  kepala.
            “Berjanjilah  untuk  terus  hidup  dan  bahagia,  aku  yakin  suatu  saat  ayahmu  akan  berubah.  Jaga  dirimu  baik-baik….”  nafas  Chezy  semakin  sulit  dikendalikan.
            “Terima  kasih  untuk  segalanya….  Walaupun  hanya  singkat,  tapi  kau  sanggup  mengubahku….  Aku  janji  aku  akan  buat  yang  terbaik.  Karena  aku  mencintaimu…..” 
Kini  Ayler  sadar  bahwa  dia  mencintai  Chezy.  Diapun  memeluk  erat  tubuh  Chezy  yang  semakin  lemah.
            “Ayler……,  terima  kasih…….,  aku  juga  mencintaimu………………,”
akhirnya  Chezy  menutup  matanya,  namun  dia  tersenyum.  Dia  pergi  dengan  tenang  dipelukan  Ayler.  Air  mata  terus  membasahi  pipi  Ayler.
Kemudian  dia  mengambil  pola  yang  telah  berbentuk  sayap  dan  memakaikannya  di  punggung  Chezy.
            “Kini  kau  bisa  pergi  dengan  tenang,  jangan  lupa  sampaikan  salamku  pada  ibu….  Tetaplah  bahagia…..  Aku  disini  akan  terus  berdoa  untukmu.”

*********************




TAMAT

Selasa, 26 Januari 2010

Iseng - iseng Gambar


hahaha...
nie karya pertama gua waktu msh SMP..
liat, kertasnya dah kusut bgt... ^^
tapi yg pasti gua dulu seneng bgt gambar...
apalagi gambar animasi!! hehehe...


 gmana??? lumayan juga kan???
wkwkwkwkw....

Sabtu, 23 Januari 2010

About Me... ^_^

Hy all blogger...

Welcome to my private blog... (ehm..ehm..)
this is my first blog, jadi maap banget kalo masih sangat sederhana.. 'Coz blog ini masih dalam tahap penyusunan..

Padahal blog ini gua buat dari taon kmaren (Maret 2009). Tapi wktu itu gua cuma iseng bikin blog tapi gag tau apa fungsinya (hehehe..).

Oke, kmbali ke layar kaca anda (he..he..).
Kenalkan, gua Riztha (Sang Pemilik Blog) nama lngkap dirahasiakan. Hahaha.. Gag ding, liat aja di Facebook ^^

ehm, gua skrang jadi salah satu mahasiswi di Fak. Hukum Unsrat. Sukses naek ke smester 2 dengan IP 3,90 (ahaha.. Pamer euy) ♥

Ohya gua lahir di Rumah Sakit 18 ta0n yg lalu di keluarga yg "super" (super berisik, super sibuk, super pelit) hahaha.. Ssstt!!
Ahh trus catatan pendidikan gua wktu SMP di SMP N 4 Mdo, trus SMA di SMA N 1 Mdo (SD nya gag usah disebutin)

hobi gua.... ♥♥
*garuk2 kepala smbil mikir* banyak seehh.. Mulai dri menggambar, sh0pping, game online (AD), mengarang, ph0t0graphy, beng0ng, makan, tidur... Bnyak dah!! :D

Mmmm... Mngenai status... ♥ hmmmm... i have a boyfriend!!  and i love him.. so much!!! so sweet.... >.< Yeaahh. *ngakak gak jelas* hwahaha..


Ahaaa... Sdkit b0c0ran tntang kepribadian gua..
Kata orang, Riztha itu friendly, cared, humble, baek hati, tidak s0mb0ng.. *snyum2 kayak orang bego* hihihi... Tapi kata orang juga, Riztha itu eg0is, kdang mau menang sendiri, gag mau ngalah... De el el..
(aaaaakkhhh... Tidaaakk) gubrakk!!
*jatoh dari kursi saking kagetnya* sial... All readers jangan percaya ea...
Tpi gua sayang sma smua sahabat gua.. Mwaaahhh *smbil gaya kissbye* wkwkwk

Naaahh... Kembali lagi ke blog. Mngenai isi blog, ehmm... Di blog ini berisi semua tulisan2 gua, mulai dari yg umum smpai pribadi (p0k0knya yg layak dibaca lah! Dijamin halal... Gag mngandung f0rmalin maupun b0raks..) hahaha... *ngakak*..
Di blog ini juga sngaja gua pajang berbagai ph0t02 gua dan temen2.
Ohya,, mengenai bahasa yg dipakai di blog ini yg agak aneh, berhubung ini blog milik saya, jadi semuanya terserah saya.. Hahaha...

Sem0ga all readers gag bosan mngunjungi blog gua ini.
Dan seperti biasa "Suara anda sangat berarti" (ceileee...) apalagi blog ini masih jauh dari kata Sempurnaaaa... *niru gaya nyanyi Andra and the Backb0ne* maka dari itu disiapkan kolom utk komentar..

Jadi, jika temen2 ingin mengirimkan kritik, saran, pujian, hinaan, parcel, kue, pizza, nasi bungkus (lapar kayaknya..) silahkan saja...
Saya menerima dengan ikhlas.. But' tidak melayani permintaan no.telepon (hahaha... Geer bgt seeh)

The last, Riztha ucapin "Selamat Menempuh Hidup Baru"
eeehh... Salah..
"THX SO MUCH!!"
Jangan lupa sering2 mampir eaaa...
^^ peace yo..

God Bless Us..

Rizta D.I.A.R.Y's